Minggu, 11 September 2011

" Ramadhan yang telah berlalu "

Tak banyak yang aku tulis disini, hanya beberapa saja dari rangkaian Ramadhan yang baru lalu.

Entah, apakah kita akan berjumpa kembali atau tidak. Karena itu adalah hak Allah SWT untuk menentukannya.

Tetapi, seiring dengan berlalunya bulan Ramadhan serasa ada sesuatu yang hilang dari diri ini.

Sesuatu yang mulai lekat dalam aktivitas dibulan itu yaitu berpuasa dan sholat sunnah tarawih serta tadarusan.

Semua aktivitas dibulan Ramadhan itu adalah "ibadah". Meskipun kita tidur.

Ramadhan tidak saja sekadar berpuasa menahan makan dan minum dari imsak hingga maghrib, tetapi melatih diri untuk menahan kebiasaan sehari-hari. Seperti berbicara kasar dan menggunjing, menyakiti orang lain, atau pun melakukan sexual.

Semua aktivitas itu ditahan agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik agar mendapat sebuah Ketaqwaan.

Bagi mereka yang beriman, itu adalah tujuan utama selain mengharap keridhaan Ilahi.

Bagi orang-orang beriman, dengan berlalunya Ramadhan, terasa ada sesuatu yang hilang. Yaitu kesempatan!

Pada tahun-tahun yang akan datang belum tentu kita dapat bertemu lagi. Mungkin, entah besok, atau besoknya lagi Tuhan akan memanggil kita lebih dulu.

Itulah sesuatu yang hilang dari diri kita, suatu kesempatan yang mendekatkan khuluk kepada Sang Khalik-nya.

Namun, Ramadhan yang telah berlalu itu, walaupun secuil keimanan kita, telah membuka mata batin kita untuk selalu taat beribadah agar menjadi orang yang bertakwa setelah melebur dosa sehingga diri kita kembali menjadi fitri, suci lahir dan batin. Amiiinnn......

" taqobalallahu minna waminkum, shiamana washiamakum, minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin........."


*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar